JALAN BODOK - SANGGAU RUSAK BERAT
Minggu, 27 September 2009
Oleh: Murni


(Berita Daerah - Kalimantan) - Jalan raya yang menghubungkan Kota Bodok (Parindu) dengan Sanggau, Kalimantan Barat, rusak berat dengan puluhan lubang besar yang membahayakan keselamatan pengguna jalan tersebut.

Jalan yang rusak mulai terlihat pada kilometer pertama perjalanan dari Bodok menuju ke Sanggau yang berjarak tempuh 60 kilometer.

Para pengemudi kendaraan mobil, mesti hati-hati saat melintasi lubang besar yang "menganga" di badan jalan yang dilalui.

Tidak jarang ada kendaraan yang berhenti sejenak ketika berjarak sekitar lima meter dari jalan yang rusak, guna memilih posisi yang tepat agar terhindar dari lubang.

Seorang pengemudi mobil yang melintasi jalur Bodok - Sanggau, Imam Anshary, menyatakan ia harus berhati-hati saat melewati jalan yang rusak dengan mengurangi laju kendaraannya.

"Saya khawatir kalau berkendaraan laju akan terjebak dalam lubang yang dilewati," katanya.

Ia mengaku heran dengan kinerja pemerintah Kabupaten Sanggau sebagai pemangku kepentingan setempat yang terkesan tidak tanggap dengan kondisi jalan rusak itu.

"Walaupun jalan itu jalan negara, semestinya ada upaya dari pemda agar pemerintah pusat memberikan dana perbaikan," katanya.

Bantuan perkebunan sawit

Upaya lain yang bisa dilakukan adalah meminta peran serta perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di kabupaten itu.

"Disini banyak perkebunan sawit. Bisa juga meminta mereka (perusahaan) menyumbang dana perbaikan jalan," kata Imam yang mudik ke kampung halaman orang tuanya di Sanggau.

Imam yang bekerja di Kota Bandar Lampung menyatakan kondisi dan kualitas jalan di Kalbar berbeda dengan jalan yang ada di daerah tempatnya bekerja.

Jalan-jalan di Lampung umumnya berbadan lebar, rata dan mulus tanpa lubang.

"Sedangkan jalan yang ada di Kalbar, justru sebaliknya," katanya.

Warga lainnya, Kadarina, mengharapkan pemerintah baik pusat maupun daerah juga memperhatikan kondisi jalan rusak itu.

"Jalan yang rusak, selalu dilewati wisatawan dari Malaysia dan Brunei (Brunei Darussalam). Semestinya mendapat perhatian serius," katanya.

Dari pengamatan, kerusakan jalan mulai terjadi saat perjalanan meninggalkan Kota Ngabang, ibukota Kabupaten Landak, menuju ke daerah Sosok. Pada ruas jalan yang dilewati terdapat lubang kecil dan besar. Beberapa lubang ada yang sudah ditimbun dengan batu, namun kebanyakan dibiarkan begitu saja.

Kerusakan berat ditemukan pada jalur Bodok ke Sanggau sejauh 60 kilometer. Terdapat banyak lubang berukuran kecil dan besar membentuk kolam dengan kedalaman setengah meter. Ada lubang yang ditutup dengan ban bekas dan batang tanaman.

Jalur Ngabang - Sosok - Bodok - Sanggau sejauh 90 kilometer merupakan jalan yang juga menghubungkan kota-kota kecamatan di enam kabupaten di Kalbar. Jalur itu juga digunakan truk dan kendaraan besar pengangkut kelapa sawit dan barang kebutuhan pokok.

Jalur yang sama juga merupakan tempat perlintasan kendaraan dari Malaysia dan Brunei, bus antarnegara dan kendaraan pribadi tujuan Kota Pontianak. Jarak tempuh Pontianak - Sanggau sekira 267 kilometer.

(mn/MN/ant)

Address:

APL TOWER 9th floor
Central Park - Podomoro City
Jl. Letjen S. Parman Kav. 28
Grogol Petamburan, Jakarta Barat - 11470
Telp. 021-29034321 (hunting)
Fax. 021-29034329 e-mail : info@lepmida.com
www.lepmida.com
  News

Bupati Maluku Barat Daya Lantik Pejabat Kecamatan Baru
Kamis, 21 Maret 2013
 

Kembangkan Peternakan, Sumbar Alokasikan Rp815 Juta
Kamis, 21 Maret 2013
 

Di Desa Rumahtiga, 800 Warga Tidak Masuk DPS
Kamis, 21 Maret 2013
 

Kerugian Dialami Pedagang Bawang Putih Bojonegoro
Kamis, 21 Maret 2013
 

Rusunami Termurah Diklaim Dibangun oleh Perum Perumnas
Kamis, 21 Maret 2013
 

Pelaksanaan PMPRB Penting Untuk Reformasi Birokrasi
Kamis, 21 Maret 2013
 

Pembukaan Rute Baru Lion Air Pekanbaru-Yogyakarta Ditunda
Kamis, 21 Maret 2013
 

Sosialisasi Resi Gudang akan Dilaksanakan oleh Disperindag Maluku
Kamis, 21 Maret 2013
 

Kenaikan Harga Bawang Masih Terjadi di Kebumen
Kamis, 21 Maret 2013
 

Jokowi Santai Tanggapi Ancaman Hengkang Puluhan Perusahaan
Kamis, 21 Maret 2013
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>