(Berita Daerah - Nusa Tenggara Timur) - Alor adalah sebuah kabupaten di Propinsi Nusa Tenggara Timur yang terletak di 125o – 48o BT , 123o -48o BT , 8o – 6o LS, 8o – 36o LS. Wilayahnya berbatasan dengan Maluku disebelah timur, Selat Lomblen Lembata disebelah barat, Utara laut Flores, Selat Ombay dan Timor Leste di sebelah Selatan. Dengan Kalabahi sebagai ibukotanya.
Alor terdiri dari 3 pulau besar dan enam pulau kecil dengan 17 kecamatan. Adapun total luas keseluruhan wilayah adalah 2.864,64 Km2. Kondisi geografis kabupaten Alor merupakan daerah pegunungan tinggi yang dikelilingi lembah dan jurang , hampir 63,94 % daerahnya memiliki kemiringan lebih dari 40o. Hal ini disebabkan oleh pergeseran dua buah lempeng , karena Alor merupakan deretan gunung api yang termasuk kategori aktif. Tofografi alor sendiri berupa pegunungan yang berbatu, tapi sekalipun demikian tanah di kabupaten Alor relatif subur dikarenakan aktivitas vulkanologi.
Sebagian besar penduduk Alor bermata pencaharian sebagai petani, terlihat dari tata guna lahan yang ada. Dari luas 286.464 Ha , 885,75 Ha digunakan menjadi tanah sawah, 4720 Ha sebagai lahan perkebunan. Sektor pertanian merupakan penyumbang terbesar dalam PDRB Kabupaten Alor yaitu sebesar 35, 25 % pada tahun 2008. Produksi tanaman pangan pada tahun 2008 antara lain padi sebanyak 17.182,296 ton , jagung 10.150,5 ton , ubi kayu 19.535,6 ton, ubi jalar 1.353,1 ton, kacang tanah 61,9 ton ,kacang hijau 164,1 ton dan kacang kedelai 0,7 ton.
Hasil perkebunan antara lain kelapa 869 ton , kopi 32 ton, kapuk 14 ton, Jambu Mente 1.455 ton, Cengkeh 27 ton, Kemiri 3.074 ton, Pinang 74 ton, Vanili 43 ton, Kakao 4 ton, Pala 1 ton, Lada 0,68 ton
Selain pertanian dan perkebunan Kabupaten Alor juga memiliki potensi kekayaan laut . Kabupaten Alor dapat menghasilkan jenis ikan pelagis sebanyak 17.764 ton/ tahun, ikan demerzal 7.764 ton / tahun, cumi – cumi 150 ton/ tahun, kerang mutiara 80 ton / tahun dan nener 40 juta ekor / tahun. Disamping itu juga ada potensi tambak ikan seluas 5.000 Ha, rawa laut 3.000 Ha, mina padi 480 Ha dan danau air payau 75 Ha.
Berikut adalah tabel hasil pertanian dan perkebunan kabupaten Alor
Hasil Pertanian & Perkebunan Kabupaten Alor
Tahun 2008
Hasil Produksi
Jumlah (Ton)
Padi
17.182,296
Padi Sawah
2.143,5
Padi Ladang
15.039,1
Jagung
10.150,5
Ubi Kayu
19.535
Ubi Jalar
1353,1
Kacang Tanah
61,9
Kacang Hijau
164,1
Kacang Kedelai
0,7
Kelapa
869,00
Kopi
32,00
Kapuk
14,00
Jambu Mente
1.455,00
Cengkeh
27,00
Kemiri
3.074,00
Pinang
74,00
Vanili
43,00
Kakao
4,00
Pala
1,00
Lada
0,68
Total
71.223,876
Tidak hanya hasil bumi yang melimpah yang dimiliki NTT, tapi juga kekayaan alam dan potensi pariwisata yang luar biasa,pantai yang indah, gunung yang menjulang, taman laut yang bagus, kekayaan budaya yang beragam, yang bisa menjadi penghasil terbesar bagi kabupaten Alor. Oleh karena itu diperlukan suatu konsep pengembangan pariwisata.
Provinsi Nusa Tenggara Timur sendiri sebenarnya sudah memiliki perencanaan dalam pengembangan pariwisata yang ada, dapat terlihat dari kebijakan pemerintah yang membagi daerah atau potensi wisata di Propinsi Nusa Tenggara Timur didalam 4 ( empat ) klaster. Untuk Kabupaten Alor sendiri masuk dalam klaster 1 dengan unggulan wisata diving dan surfing.
Berikut adalah pengelompokan daerah wisata berdasarkan klaster :
Sumber : Pemerintah Kabupaten Alor
Keterangan :
Klaster I : Menonjolkan keunggulan disektor wisata Bahari, khususnya diving dan surfing, yang meliputi Pulau Timor, Pulau Sabu, Kabupaten Alor, Kabupaten Rote Ndao.
Klaster II : Memiliki keunggulan pada keunikan komodo dan wisata bahari. Klaster ini mencakup Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, Kabupaten Nagekeo.
Klaster III : Keunggulan yang dimiliki pada keunikan wisata alam danau kelimutu. Daerah yang tergabung dalam klaster ini adalah Kabupaten Ende, Kabupaten Sikka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata.
Klaster IV : Memiliki keunggulan pada keunikan peninggalan budaya megalitik dan ritual, antara lain Kabupaten Sumba Barat , Kam SBD, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Sumba Timur.
Sedangkan Pemerintah Kabupaten Alor sendiri memiliki pengelompokan ODTW berdasarkan aksesibilitas , kedekatan objek serta fasilitas pendukung kepariwisataan yang dimiliki menjadi 6 ( enam) Satuan Ruang Pengembangan Pariwisata ( SRPP), sebagai berikut :
1. SRPP Pulau Pantar 2. SRPP Selat Pantar 3. SRPP Kota Kalabahi & Moru 4. SRPP Kepala Burung 5. SRPP Bukapiting – Apui 6. SRPP Taramana – Maritaing