POTENSI INVESTASI KABUPATEN ALOR


Senin, 26 Juli 2010

Susan Meliana

(Berita Daerah - Nusa Tenggara Timur) - Alor adalah sebuah kabupaten di Propinsi Nusa Tenggara Timur yang terletak di 125o – 48o BT , 123o -48o BT , 8o – 6o LS, 8o – 36o LS. Wilayahnya berbatasan dengan Maluku disebelah timur, Selat Lomblen Lembata disebelah barat, Utara laut Flores, Selat Ombay dan Timor Leste di sebelah Selatan. Dengan Kalabahi sebagai ibukotanya.

Alor terdiri dari 3 pulau besar dan enam pulau kecil dengan 17 kecamatan. Adapun  total luas keseluruhan  wilayah adalah  2.864,64 Km2. Kondisi geografis kabupaten Alor merupakan daerah pegunungan tinggi yang dikelilingi lembah dan jurang , hampir 63,94 % daerahnya memiliki kemiringan lebih dari 40o. Hal ini disebabkan oleh pergeseran dua buah lempeng , karena Alor merupakan deretan gunung api yang termasuk kategori aktif. Tofografi alor sendiri berupa pegunungan yang berbatu, tapi sekalipun demikian tanah di kabupaten Alor relatif subur dikarenakan aktivitas vulkanologi.



Sebagian besar penduduk Alor bermata pencaharian sebagai petani, terlihat dari tata guna lahan yang ada.  Dari luas 286.464 Ha , 885,75 Ha digunakan menjadi tanah sawah, 4720 Ha sebagai lahan perkebunan. Sektor pertanian merupakan penyumbang terbesar dalam PDRB Kabupaten Alor yaitu sebesar 35, 25 % pada tahun 2008. Produksi tanaman pangan pada tahun 2008 antara lain padi sebanyak 17.182,296 ton , jagung 10.150,5 ton , ubi kayu 19.535,6 ton, ubi jalar 1.353,1 ton, kacang tanah 61,9 ton ,kacang hijau 164,1 ton dan kacang kedelai 0,7 ton.

Hasil perkebunan antara lain kelapa 869 ton , kopi 32 ton, kapuk 14 ton, Jambu Mente 1.455 ton, Cengkeh 27 ton, Kemiri 3.074 ton, Pinang 74 ton, Vanili 43 ton, Kakao 4 ton, Pala 1 ton, Lada 0,68 ton
                                                                                                                                          
Selain pertanian dan perkebunan Kabupaten Alor juga memiliki potensi kekayaan laut . Kabupaten Alor dapat menghasilkan jenis ikan pelagis sebanyak 17.764 ton/ tahun, ikan demerzal 7.764 ton / tahun, cumi – cumi 150 ton/ tahun, kerang mutiara 80 ton / tahun dan nener 40 juta ekor / tahun. Disamping itu juga ada potensi tambak ikan seluas 5.000 Ha, rawa laut 3.000 Ha, mina padi 480 Ha dan danau air payau 75 Ha.

 

Berikut adalah tabel hasil pertanian dan perkebunan kabupaten Alor

Hasil Pertanian & Perkebunan Kabupaten Alor

                                                                                  Tahun 2008

Hasil Produksi

Jumlah (Ton)

Padi

17.182,296

Padi Sawah

2.143,5

Padi Ladang

15.039,1

Jagung

10.150,5

Ubi Kayu

19.535

Ubi Jalar

1353,1

Kacang Tanah

61,9

Kacang Hijau

164,1

Kacang Kedelai

0,7

Kelapa

869,00

Kopi

32,00

Kapuk

14,00

Jambu Mente

1.455,00

Cengkeh

27,00

Kemiri

3.074,00

Pinang

74,00

Vanili

43,00

Kakao

4,00

Pala

1,00

Lada

0,68

Total

71.223,876

 

Tidak hanya hasil bumi yang melimpah yang dimiliki NTT, tapi juga kekayaan alam  dan potensi pariwisata yang luar biasa,pantai yang indah, gunung yang menjulang, taman laut yang bagus, kekayaan budaya yang beragam, yang bisa menjadi penghasil terbesar bagi kabupaten Alor. Oleh karena itu diperlukan suatu konsep pengembangan pariwisata.

Provinsi Nusa Tenggara Timur sendiri sebenarnya sudah memiliki perencanaan dalam pengembangan pariwisata yang ada, dapat terlihat dari kebijakan pemerintah yang membagi daerah atau potensi wisata di Propinsi Nusa Tenggara Timur didalam 4 ( empat ) klaster. Untuk Kabupaten Alor sendiri masuk dalam klaster 1  dengan unggulan wisata diving dan surfing.

Berikut adalah pengelompokan daerah wisata berdasarkan klaster :


Sumber : Pemerintah Kabupaten Alor

Keterangan :

Klaster I        : Menonjolkan keunggulan disektor wisata Bahari, khususnya diving dan surfing,
                         yang meliputi Pulau Timor, Pulau Sabu, Kabupaten Alor,
                         Kabupaten Rote Ndao.

Klaster II        : Memiliki keunggulan pada keunikan komodo dan wisata bahari.
                          Klaster ini mencakup Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai,
                          Kabupaten Ngada, Kabupaten Nagekeo.

Klaster III        : Keunggulan yang dimiliki pada keunikan wisata alam danau kelimutu.
                           Daerah yang tergabung dalam klaster ini adalah Kabupaten Ende,
                           Kabupaten Sikka, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata.

Klaster IV        : Memiliki keunggulan pada keunikan peninggalan budaya megalitik dan ritual,
                           antara lain Kabupaten Sumba Barat , Kam SBD, Kabupaten Sumba Tengah,
                           Kabupaten Sumba Timur.

Sedangkan Pemerintah Kabupaten Alor sendiri memiliki pengelompokan ODTW berdasarkan aksesibilitas , kedekatan objek serta fasilitas pendukung kepariwisataan yang dimiliki menjadi 6 ( enam) Satuan Ruang Pengembangan Pariwisata ( SRPP), sebagai berikut :

1.    SRPP Pulau Pantar
2.    SRPP Selat Pantar
3.    SRPP Kota Kalabahi & Moru
4.    SRPP Kepala Burung
5.    SRPP Bukapiting – Apui
6.    SRPP Taramana – Maritaing

Berikut gambaran tentang SRPP Kabupaten Alor


No

SRPP Kabupaten Alor

ODTW

Sarana Penunjang Pariwisata

1

Pulau Pantar

Desa Pandai

Kabir

Desa Air Panas

Desa Baolang

Air Terjun Tanirang

Baranusa

Pulau Lapang

Pulau Batang

Desa Kayang / Marica

Pulau Rusa

Pulau Kambing

Pantai Diddi

Pantai Puntaru

Pantai Alimaca

Gunung Sirung

Gunung Delaki

 

Pelabuhan di Baranusa

2

Selat Pantar

Pulau Kepa

Pulau Pura

Pulau Ternate & Pulau Kisu / Buaya

Pantai Lola

Masjid Kuno di Lerabaing

Homestay di Pulau Kepa

Dermaga di Pulau Kepa

3

Kota Kalabahi & Moru

Alun-alun kota

Museum Moko

Pusat Kerajinan / Dekranasda

Pasar

Moru

Bandar Udara Mali

Pelabuhan Kalabahi

Terminal Kadelang

Hotel

Rumah Makan

4

Kepala Burung

Dulolong

Desa Adat Bampake

Alor Kecil

Alor Besar

Pantai Sebanjar

Kokar & Bota

Kebun Cengkeh & Kopi Otval

Desa Adat Monbang-Kopidil

Pantai Maimol

Pantai Mali

Hutan Nostalgia Buiko

Pantai Deere

Pantai Ilawe

Dermaga Alor Kecil

5

Bukapiting – Apui

Desa Adat Takpala

Desa Adat Lembur Barat

Bukapiting

Taman Wisata Alam Tuti Adagea

Apui

Terminal/ Pasar Bukapiting

6

Taranama – Maritaing

Panorama Pantai dan Gua batu

Desa Taranama/ Padang Panjang

Kobra dabn Danau Koya- koya

Maritaing

Pelabuhan di Mritaing

Armada Al di Maritaing

(susan meliana/FB/bd)

Address:

Sona Topas Tower
15A Floor Suite15 - A1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 26 Jakarta 12920
Telp. 021-52964867 (direct), 021-2506622 (hunting)
Fax. 021-52964868 e-mail : info@lepmida.com
www. lepmida.com
  Column Archives

Politik Anggaran, Prorakyat atau Birokrat?
Jumat, 27 Agustus 2010
 

Food Estate Papua dan Ekologi Industri Pertanian Pro Lingkungan
Jumat, 20 Agustus 2010
 

Three Things That We Can Learn: Teamwork, Having The Soldier's Heart, And Work Until Complete
Jumat, 13 Agustus 2010
 

Refleksi : 65 Tahun Indonesia Potret Anak Bangsa
Kamis, 12 Agustus 2010
 

Potensi Investasi Kabupaten Alor
Senin, 26 Juli 2010
 

Potensi Unit Usaha Di Pangandaran
Rabu, 21 Juli 2010
 

Keamanan, Faktor Penting Yang Menunjang Pariwisata
Sabtu, 17 Juli 2010
 

Fashion,Cara Ampuh Untuk Mengangkat Pariwisata Indonesia
Jumat, 16 Juli 2010
 

Kenangan Manis, Hal Penting Yang Mempengaruhi Pariwisata
Rabu, 14 Juli 2010
 

Pola Pikir Masyarakat, Salah Satu Hambatan Besar Pengembangan Pariwisata Kabupaten Pelalawan
Senin, 5 Juli 2010
 

<< PREVPAGE 1NEXT >>